Senin, 23 Juli 2012

Lagi-lagi masalah kenangan!

Tak ada hubungan yang tak berjarak..

Ternyata masih kamu yang menjadi alasanku untuk tertawa hingga menangis. Sosokmu masih bersemayam di pusara sudut rinduku. Bayangmu masih saja menggetarkan asa, asa yang masih penuh harap nyata, ternyata rindu ini masih milikmu..

Bagaimana aku harus berkata selamat tinggal? sedang tangan kita tidak ingin terlepas!!

Kelak aku akan bercerita tentang kamu, ketika keturunanku bertanya tentang "Kehilangan", sebelum tiba saat rebah tubuh dan lepas jiwaku.. "Aku mencintaimu dengan sungguh-sungguh"..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar